Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Produksi Energi dan EBT Jadi Pilar Utama Ketahanan Energi Nasional

Produksi Energi dan EBT Jadi Pilar Utama Ketahanan Energi Nasional

  • account_circle rafael
  • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
  • visibility 498
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Penguatan produksi energi domestik dan percepatan pengembangan energi baru terbarukan (EBT) menjadi fokus strategis pemerintah dalam memperkokoh ketahanan energi nasional.

Kebijakan ini mencerminkan visi jangka panjang untuk membangun sistem energi yang mandiri, berkelanjutan, dan berdaya saing.

Dengan memastikan pasokan energi yang stabil serta mendorong pemanfaatan sumber energi bersih, pemerintah menegaskan komitmennya dalam mewujudkan kemandirian energi sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang ramah lingkungan dan berorientasi masa depan.

Plt Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Alam (KESDM), Tri Winarno menyampaikan, dalam rangka ketahanan energi nasional pemerintah sudah menetapkan tiga pilar utama, yaitu kemandirian energi, ketahanan energi, dan swasembada energi sehingga KESDM terus berupaya meningkatkan kapasitas produksi BBM sekaligus mengurani impor.

“Kemudian pada ketahanan energi kita diharapkan dapat meningkatkan kapasitas cadangan energi nasional melalui peningkatan kapasitas storage minyak di Indonesia. Pada swasembada energi, kita berupaya untuk paling tidak menurunkan impor energi melalui beberapa pendekatan,” jelas Tri.

Tak hanya itu, KESDM juga terus mendorong peningkatan potensi area wilayah kerja minyak dan gas bumi (migas) dalam beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan data KESDM, dalam dua tahun terakhir potensi area migas nasional sudah mencapai 110 area.

Pemerintah rencananya akan melelang 110 wilayah kerja migas tersebut.

Sejauh ini, ia mencatat sudah ada beberapa tawaran dari investor yang hendak terlibat dalam lelang wilayah kerja migas tersebut.

Selain memperkuat produksi dan cadangan migas, KESDM juga aktif menjalankan program mandatory pencampuran BBM solar dengan minyak sawit sebesar 40% atau B40.

Program B40 bahkan dinilai sudah mendongkrak devisa negara hingga Rp 130 triliun.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, mengungkapkan program tersebut juga sukses membuka lapangan pekerjaan baru yang menjangkau 2 juta pekerja di Indonesia.

Sehingga dari suksesnya program B40, pemerintah akan meningkatkan mandatory penggunaan biodiesel menjadi 50% atau B50.

“Uji coba B50 sudah tes lapangan. Sektor otomotif sudah 20.000 kilometer nanti sampai 50.000 km. Selebihnya program lain akan kita dorong,” tegasnya.

Upaya pemerintah dalam memperkuat produksi migas dan pengembangan energi baru terbarukan (EBT) mendapat dukungan dari Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno.

Ia mengapresiasi langkah strategis pemerintah dalam mendorong kemandirian energi nasional, khususnya melalui peningkatan penggunaan biodiesel program B40.

“Indonesia harus terus melangkah menuju kemandirian energi dengan memaksimalkan potensi sumber daya dalam negeri, salah satunya melalui program B40,” ujar Eddy.

Ia juga mendukung pengembangan bioetanol sebagai bahan bakar alternatif dengan mencontoh keberhasilan Brasil dan Amerika Serikat.

Menurutnya, Indonesia memiliki peluang besar untuk mengembangkan bioetanol berbasis tebu secara berkelanjutan.

“Kita punya potensi besar. Dengan penguatan produksi bahan baku di dalam negeri, bioetanol bisa menjadi pilar penting ketahanan energi nasional,” pungkasnya.

  • Penulis: rafael

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BGN Ancam Tutup Permanen Dapur MBG yang Nekat Gunakan MinyaKita, LPG 3 Kg dan Beras SPHP

    BGN Ancam Tutup Permanen Dapur MBG yang Nekat Gunakan MinyaKita, LPG 3 Kg dan Beras SPHP

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 293
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh pengelola dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar tidak menggunakan barang-barang bersubsidi dalam operasionalnya. Pengelola yang tetap membandel menggunakan LPG 3 kilogram (gas melon), MinyaKita, maupun beras SPHP terancam dikenai sanksi hingga penutupan permanen. Penegasan tersebut disampaikan […]

  • Keluarga Korban Drag Race Kotamobagu Buka Suara: Jangan Politisir Musibah Ini

    Keluarga Korban Drag Race Kotamobagu Buka Suara: Jangan Politisir Musibah Ini

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle (**/NOX)
    • visibility 174
    • 0Komentar

    KOTAMOBAGU, PRONEWS5.COM — Keluarga korban tragedi drag race di Kotamobagu meminta semua pihak tidak memanfaatkan musibah tersebut untuk kepentingan politik maupun memanaskan suasana. Keluarga menyatakan telah menerima kepergian orang yang mereka cintai dengan tulus dan ikhlas serta berharap proses penyelesaian persoalan diserahkan kepada pihak berwenang. Pesan itu disampaikan keluarga korban di tengah suasana duka yang […]

  • Sabu 15,62 Gram Disita, Satresnarkoba Polres Bitung Bekuk Terduga Pengedar

    Sabu 15,62 Gram Disita, Satresnarkoba Polres Bitung Bekuk Terduga Pengedar

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 190
    • 0Komentar

    BITUNG, PRONews5.com – Komitmen Polres Bitung dalam memberantas peredaran narkotika kembali dibuktikan melalui pengungkapan kasus dugaan peredaran sabu di wilayah Kecamatan Maesa. Seorang pria berinisial JNM alias Yani (38) berhasil diamankan bersama barang bukti narkotika jenis sabu seberat 15,62 gram yang diduga siap edar. Penangkapan dilakukan Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Bitung pada Minggu […]

  • Aris Sanda Tewas Terbakar Usai Disandera OPM Warganet Desak Prabowo Bertindak

    Aris Sanda Tewas Terbakar Usai Disandera OPM Warganet Desak Prabowo Bertindak

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 125
    • 0Komentar

    JAYAWIJAYA, PRONEWS5.COM – Kematian Aris Sanda alias Bapak Tasya, sopir lajuran asal Toraja, setelah ditemukan meninggal dunia bersama kendaraan yang terbakar di kawasan Danau Habema, Papua Pegunungan, memicu desakan keras di ruang digital agar pemerintah mengambil langkah tegas terhadap kelompok bersenjata yang diduga terlibat. Aris ditemukan oleh personel Komando Operasi TNI Habema pada Rabu (16/9/2026), […]

  • Viral Dikira Kuntilanak, Sosok Perempuan di Ratatotok Ternyata Istri yang Menunggu Suami Pulang dari Tambang

    Viral Dikira Kuntilanak, Sosok Perempuan di Ratatotok Ternyata Istri yang Menunggu Suami Pulang dari Tambang

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle (**/VIC)
    • visibility 880
    • 0Komentar

    MITRA, PRONEWS5.COM – Video yang memperlihatkan seorang perempuan duduk sendirian di kawasan Gunung Botak, Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara, sempat menghebohkan media sosial. Banyak warganet mengira sosok tersebut merupakan penampakan kuntilanak karena terekam berada di lokasi yang sunyi. Namun, dugaan tersebut akhirnya dipastikan keliru setelah perempuan yang ada dalam video memberikan klarifikasi melalui […]

  • Miris! Kantor Jadi Tempat Jemuran Pakaian, Golkar Manado Kehilangan Roh Jelang Musda

    Miris! Kantor Jadi Tempat Jemuran Pakaian, Golkar Manado Kehilangan Roh Jelang Musda

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 192
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM – Pemandangan yang tersaji di Kantor DPD Partai Golkar Kota Manado di Jalan Pomorouw memunculkan pertanyaan besar mengenai keseriusan pengelolaan partai berlambang pohon beringin tersebut. Kantor yang semestinya menjadi pusat aktivitas politik justru tampak tidak terawat, bahkan halaman dan pagar depannya dimanfaatkan sebagai tempat menjemur pakaian. Kondisi itu memantik sorotan publik. Padahal, Golkar […]

expand_less