TOMOHON, PRONews5.com Mantan Wali Kota Tomohon dua periode (2011–2020) Jimmy Feidie Eman SE, Ak, CA, menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Tomohon Tengah, Aryan Teddy Poli, yang meninggal dunia dalam usia muda 33 tahun.

Almarhum tutup usia Sabtu (18/10/2025) pukul 04.10 WITA di RS Prof. Dr. R. D. Kandouw Malalayang, Manado.

Kehadiran Jimmy Eman bersama rombongan di rumah duka keluarga Poli–Lumentah, Minggu malam (18/10/2025), disambut penuh keharuan oleh Dr. Arnold Poli, ayah almarhum yang juga dikenal publik sebagai mantan Sekretaris Kota Tomohon (2011–2017) serta Pelaksana Harian Wali Kota Tomohon.

Dalam suasana duka yang mendalam, Eman menyampaikan belasungkawa kepada keluarga besar Poli–Lumentah.

Ia menilai almarhum Aryan Teddy Poli sebagai sosok muda yang berdedikasi tinggi dalam tugas pemerintahan dan pelayanan publik.

“Kita kehilangan seorang anak muda yang berpotensi dan pekerja keras. Kiranya keluarga yang ditinggalkan, khususnya Pak Arnold Poli dan Ibu Ponamon, diberikan kekuatan dan penghiburan dari Tuhan dalam menghadapi duka yang mendalam ini,” ujar Jimmy Feidie Eman saat berada di rumah duka.

Almarhum Aryan Teddy Poli merupakan anak kedua dari pasangan Dr. Arnold Poli dan Ibu Ponamon, yang kini menjabat Direktur IPDN Kampus Sulawesi Utara.

Dikenal ramah dan teladan dalam pelayanan, almarhum meninggalkan seorang istri dan seorang anak.

Menurut informasi keluarga, jenazah akan dimakamkan di rumah duka, Jalan Pinasungkulan, Kelurahan Talete Dua, Kecamatan Tomohon Tengah, pada Senin (20/10/2025) pukul 14.00 WITA.

Sejumlah pejabat Pemerintah Kota Tomohon, tokoh masyarakat, rekan kerja, dan sahabat almarhum dijadwalkan hadir dalam prosesi pemakaman tersebut.

Kehilangan sosok muda seperti Aryan Teddy Poli menjadi duka tersendiri bagi kalangan birokrasi dan masyarakat Tomohon.

Dedikasinya selama menjabat Sekcam Tomohon Tengah disebut sebagai teladan bagi ASN muda di lingkungan Pemerintah Kota Tomohon.

[**/ARP]