MINAHASA, PRONews5.comPersatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengambil langkah penting dengan menerbitkan Surat Keputusan (SK) Nomor 005/SK.PWI-SULUT/III/2025 yang menetapkan Lefrando Gosal sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PWI Kabupaten Minahasa.

Penunjukan ini mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan, termasuk tokoh masyarakat, LSM anti korupsi, ormas adat, serta sejumlah wartawan senior di Minahasa.

Tokoh Pemuda Minahasa, Reagan Rombot, menyampaikan selamat atas pelantikan Lefrando Gosal.

“Selamat banyak, Bung Lefrando Gosal! Kami mendukung penuh kepemimpinan Anda,” ujarnya, menegaskan pentingnya dukungan masyarakat terhadap PWI Minahasa.

Sementara itu, Guslaw Paendong, Ketua Ajudan Tuan Muda, turut mengapresiasi keputusan ini.

Ketua DPD LMI Kabupaten Minahasa, Noldy Lila, juga memberikan ucapan selamat dan menyatakan bahwa penunjukan Lefrando Gosal adalah langkah yang tepat untuk memperkuat organisasi. “Mari bersama-sama kita bangun Minahasa,” ajaknya.

Dukungan juga datang dari wartawan senior Herly Umbas dan sejumlah jurnalis lainnya yang berharap kepemimpinan Lefrando membawa perubahan signifikan bagi PWI Minahasa.

Di sisi lain, penggiat anti korupsi Minahasa, Jamel Lahengko, yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Anti Korupsi Republik Indonesia (LAKRI) Minahasa, menyatakan kesiapannya untuk bermitra dengan PWI Minahasa dalam mengawal transparansi dan profesionalisme jurnalistik.

“Kami ucapkan selamat kepada Bung Lefrando Gosal,” katanya.

Penyerahan SK dilakukan oleh Plt Ketua PWI Sulut, Vanny Loupatty, didampingi oleh Plt Sekretaris PWI Sulut, Ardison Kalumata, di Lingkungan 1 Kelurahan Sasaran, Kecamatan Tondano Utara, Kabupaten Minahasa, pada Rabu (2/4/2025) malam.

Dalam sambutannya, Loupatty menekankan bahwa penunjukan Lefrando Gosal mempertimbangkan berbagai faktor strategis untuk memastikan kelancaran tugas organisasi serta menegakkan profesionalisme kewartawanan di Minahasa.

Sebagai Plt Ketua, Lefrando Gosal diberikan mandat untuk memastikan stabilitas dan keberlanjutan organisasi.

Beberapa tugas yang harus dijalankan termasuk menertibkan kepengurusan PWI Kabupaten Minahasa, menata administrasi organisasi, serta mempersiapkan dan menyelenggarakan Konferensi Luar Biasa dalam waktu enam bulan.

Semua kegiatan tersebut harus dilaporkan kepada Pengurus PWI Sulut.

Loupatty juga mengingatkan seluruh anggota PWI Minahasa untuk tetap solid dan mendukung langkah-langkah yang diambil guna menjaga profesionalisme serta marwah organisasi.

“Saya berharap Bapak Lefrando Gosal dapat menjadi teladan bagi seluruh anggota PWI Minahasa, baik dalam moral maupun tindakan. Jadilah contoh yang baik,” tegas Loupatty.

PWI Sulut berharap melalui keputusan ini, integritas dan profesionalisme wartawan di Minahasa tetap terjaga.

Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan dan akan dievaluasi kembali jika terdapat perkembangan yang memerlukan penyesuaian.

Acara penyerahan SK turut dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat Minahasa dan wartawan senior yang memberikan dukungan terhadap keputusan ini.

Jeffry Pay, wartawan senior yang juga tokoh pejuang pemekaran Kota Langowan, mengungkapkan harapannya, “Semoga Plt Ketua PWI Minahasa yang baru dapat merangkul semua insan pers di Minahasa, menjaga marwah wartawan, serta menjadikan seluruh anggota PWI Minahasa sebagai wartawan yang profesional dan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik,” harapnya.

Dengan adanya dukungan luas ini, diharapkan Lefrando Gosal dapat membawa PWI Minahasa menuju arah yang lebih baik, menjaga kredibilitas dan keprofesionalan wartawan di daerah ini.

[**/ARP]