RAT Koperasi Mooat Prima Jaya Pilih Pengurus Baru, Noldi Ngelo Terpilih Aklamasi
- account_circle (**/VAN)
- calendar_month Senin, 27 Apr 2026
- visibility 331
- comment 0 komentar
- print Cetak

Perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulawesi Utara, Mirko Kambey, saat menyampaikan sambutan dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Perkebunan Mooat Prima Jaya di Kecamatan Modayag, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Rabu (22/4/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TUTUYAN|Pronews5.com — Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Perkebunan Mooat Prima Jaya yang digelar pada Rabu, 22 April 2026, berhasil menetapkan kepengurusan baru melalui mekanisme musyawarah mufakat.
Koperasi primer yang berdiri sejak 1999 itu sebelumnya mengalami kevakuman setelah wafatnya ketua lama, almarhum Lexi Ngelo, sekitar dua tahun lalu. Momentum RAT kali ini menjadi titik awal kebangkitan kembali organisasi koperasi tersebut.
Dalam hasil rapat, Noldi Ngelo terpilih secara aklamasi sebagai ketua menggantikan posisi sebelumnya. Sementara itu, jabatan Sekretaris dipercayakan kepada Willy Turang yang merupakan pengurus lama, dan posisi Bendahara diemban oleh Datu Mokoagow.
RAT dibuka oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Modayag, Igo Sulistio, yang hadir mewakili pemerintah kecamatan.
Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya koperasi kembali aktif dan menjalankan peran sesuai harapan bersama.
“Ke depan, koperasi ini diharapkan tidak hanya berorientasi pada kepentingan pengurus, tetapi benar-benar mengedepankan kesejahteraan seluruh anggota,” ujar Igo.
Perwakilan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Muhamad Damopolii, mengungkapkan bahwa pihaknya selama ini belum menerima laporan kegiatan koperasi sejak wafatnya ketua sebelumnya.
“Sejujurnya, sejak ketua lama meninggal dunia, kami tidak pernah menerima laporan. Kami baru mengetahui perkembangan ini melalui kegiatan RAT hari ini. Ini patut diapresiasi sebagai inisiatif untuk menghidupkan kembali koperasi,” katanya.
Ia juga mendorong agar mulai tahun ini koperasi dapat kembali aktif, tertib secara administrasi, serta rutin menyampaikan laporan kepada instansi terkait.
Sementara itu, perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulawesi Utara, Mirko Kambey, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya RAT tersebut.
Ia mengingatkan agar pengurus baru segera melakukan pembaruan data kelembagaan koperasi.
“Data kami masih menggunakan data lama, bahkan kepengurusan masih tercatat hingga 2025 dengan ketua almarhum. Karena itu, kami sarankan segera melakukan pembaruan dan melaporkannya ke dinas kabupaten maupun provinsi,” ujarnya.
RAT berlangsung secara tertib dan menghasilkan kesepakatan bersama melalui mekanisme aklamasi. Para anggota, yang sebagian besar merupakan pengurus lama, sepakat menetapkan struktur kepengurusan baru sebagai langkah awal pembenahan organisasi.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur aparat keamanan, yakni Babinsa Tahir Ali dan Bhabinkamtibmas F. Maleke, pemerintah Desa Mooat, serta masyarakat setempat.
Diketahui, Koperasi Perkebunan Mooat Prima Jaya memiliki nomor badan hukum 267/BH/KDK.18.3/V/1999 dan beralamat di Desa Mooat, Kecamatan Modayag, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Provinsi Sulawesi Utara.
- Penulis: (**/VAN)



Saat ini belum ada komentar