Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Tambang Emas Ilegal di Bolmut Menggila, Warga Desak Kapolda Sulut Turun Tangan

Tambang Emas Ilegal di Bolmut Menggila, Warga Desak Kapolda Sulut Turun Tangan

  • account_circle rafael
  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • visibility 495
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BOLMUT, PRONews5.com — Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Huntuk, Kecamatan Bintauna, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sulawesi Utara, dilaporkan semakin tak terkendali. Warga minta Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Harry Langie, S.I.K, M.H.,.turun tangan langsung menindak tambang ilegal yang diduga beroperasi terbuka selama lebih dari satu tahun tanpa penegakan hukum tegas.

Sejak Januari 2025 hingga akhir Januari 2026, aktivitas tambang emas ilegal tersebut disebut terus berlangsung tanpa jeda.

Operasi pertambangan dilakukan siang dan malam dengan menggunakan puluhan alat berat di kawasan yang diduga masuk wilayah hutan lindung dan aliran sungai, meski telah berulang kali dikeluhkan warga dan disorot media.

Berdasarkan pantauan lapangan dan penelusuran tim media, lokasi tambang berada sekitar 20 kilometer dari Desa Huntuk, kawasan yang secara hukum dilarang untuk aktivitas pertambangan. Namun di lapangan, ekskavator terlihat bebas menggali tanah dan membongkar alur sungai demi mengejar emas bernilai tinggi.

Seorang warga Desa Bohabak mengungkapkan bahwa aktivitas tersebut bukan lagi tambang rakyat berskala kecil.

Menurutnya, jumlah alat berat terus bertambah dari waktu ke waktu. “Awalnya sekitar sembilan unit, sekarang terus bertambah. Pekerjanya puluhan orang,” ujarnya.

Sungai yang selama ini menjadi sumber air bersih digali dan dialihkan, menyebabkan air berubah keruh dan berlumpur.

Warga kini kesulitan memanfaatkan air sungai untuk kebutuhan sehari-hari. Kerusakan ini dikhawatirkan menimbulkan dampak jangka panjang terhadap ekosistem dan kesehatan masyarakat.

Selain kerusakan sungai, aktivitas keluar-masuk alat berat juga merusak jalan perkebunan warga. Akses petani terganggu, hasil kebun terancam, dan keresahan sosial meningkat akibat tidak adanya kepastian penindakan hukum.

Masifnya penggunaan alat berat memunculkan dugaan keterlibatan investor bermodal besar, bahkan disebut-sebut berasal dari luar daerah.

Warga menilai mustahil operasi tambang dengan skala sebesar ini dapat berjalan lama tanpa dukungan dana kuat dan dugaan adanya perlindungan tertentu. Kondisi tersebut memunculkan persepsi bahwa praktik PETI di wilayah ini seolah kebal hukum.

Tokoh masyarakat mendesak Polres Bolaang Mongondow Utara dan Polda Sulawesi Utara segera menghentikan seluruh aktivitas PETI di Desa Huntuk.

Mereka menegaskan penindakan tidak boleh berhenti pada pekerja lapangan, melainkan harus menyasar pemodal dan aktor intelektual yang diduga menjadi pengendali utama tambang ilegal.

Secara hukum, aktivitas PETI tersebut berpotensi melanggar Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, serta Undang-Undang Kehutanan jika terbukti beroperasi di kawasan hutan lindung.

Ancaman pidana meliputi hukuman penjara, denda hingga miliaran rupiah, serta perampasan alat berat sebagai barang bukti kejahatan lingkungan.

Terpisah, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Utara, Fransiskus Maindoka, menegaskan bahwa aktivitas tersebut ilegal. “Tahun 2025 kami sudah mengeluarkan surat edaran agar PETI ditutup. Tambang itu ilegal, tidak ada izin,” tegasnya.

Sebelumnya, Sangadi (Kepala Desa) Huntuk, Oldy Feri Kumolontang, kepada PRONews5.com menyatakan bahwa pemerintah desa tidak pernah mengizinkan adanya PETI di wilayah mereka. “Pemerintah desa sudah melarang. Semua sudah bergerak untuk penertiban. Silakan dikonfirmasi langsung ke kepolisian,” ujarnya.

Warga berharap keterlibatan langsung Kapolda dapat menghentikan praktik PETI yang marak di Sulawesi Utara, khususnya di Bolaang Mongondow Utara, agar tidak terus menjadi kejahatan lingkungan yang dibiarkan berlarut-larut.

[**/RED]

  • Penulis: rafael

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harvani Boki Bantah Tuduhan Jual Belih Jabatan yang Viral di Medsos, Aktivis Sulut Desak Polisi Bertindak

    Harvani Boki Bantah Tuduhan Jual Beli Jabatan yang Viral di Medsos, Aktivis Sulut Desak Polisi Bertindak

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 582
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM – Sekretaris DPD Partai Gerindra Sulawesi Utara, Harvani Boki, S.K.M., M.Kes., membantah keras berbagai tuduhan yang beredar di media sosial dan mengaitkan namanya dengan dugaan praktik jual beli jabatan, permainan proyek, hingga berbagai narasi lainnya. Harvani menegaskan seluruh informasi tersebut tidak benar dan meminta persoalan itu diselesaikan melalui mekanisme hukum. Pernyataan tersebut disampaikan […]

  • Imlek Bawa Hoki, Terry Wagiu Melenggang Mulus Jadi Ketua PWI Tomohon

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 368
    • 0Komentar

    TOMOHON, PRONews5.com — Imlek 2026 yang jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026, menjadi momentum keberuntungan bagi Terry Alfrits Wagiu. Wartawan Liputankawanua.com itu kembali terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tomohon periode 2026–2029 secara aklamasi dalam Konferensi ke-IV PWI Tomohon. Terry, yang akrab disapa TAW, memperoleh mandat penuh dari anggota setelah tidak adanya calon […]

  • Usai Sukhoi Su-30 MK2 Kini Cassa TNI AL Tergelincir di Hasanuddin

    Usai Sukhoi Su-30 MK2 Kini Cassa TNI AL Tergelincir di Hasanuddin

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 124
    • 0Komentar

    MAROS, PRONEWS5.COM — Pesawat Cassa NC 212-200 Aviocar milik TNI Angkatan Laut (TNI AL) dengan nomor ekor U-6215 tergelincir keluar jalur sejauh sekitar 26,2 meter saat melakukan pendaratan di Runway 03 Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Maros, Sulawesi Selatan, Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 11.21 WITA. Pesawat dari Skuadron Udara 600 Wing Udara 2 Puspenerbal itu mengalami […]

  • Diduga Oknum Anggota DPRD Inisial AS Rusak Kawasan Hutan Produksi Osing-Osing Jadi Lokasi PETI

    Diduga Oknum Anggota DPRD Inisial AS Rusak Kawasan Hutan Produksi Osing-Osing Jadi Lokasi PETI

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 458
    • 0Komentar

    BOLMONG|PRONews5.com — Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Hutan Produksi (HP) Perkebunan Osing-Osing, Desa Mopait, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), menuai sorotan tajam dari masyarakat. Warga mengaku resah dan khawatir terhadap dampak kerusakan lingkungan yang ditimbulkan akibat aktivitas tambang ilegal tersebut. Selain merusak kawasan hutan produksi, aktivitas PETI juga dinilai berpotensi memicu […]

  • Dari Penebang Kayu ke Pemandu Ekowisata: Transformasi Ritno Kurniawan Menggerakkan Desa Nyarai Jadi Destinasi Berkelanjutan

    Dari Penebang Kayu ke Pemandu Ekowisata: Transformasi Ritno Kurniawan Menggerakkan Desa Nyarai Jadi Destinasi Berkelanjutan

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle (**/VAN)
    • visibility 261
    • 0Komentar

    PADANG PARIAMAN | PRONEWS5.COM – Perubahan besar terjadi di Desa Wisata Nyarai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Dari kawasan yang dulu bergantung pada aktivitas penebangan kayu, kini desa tersebut bertransformasi menjadi destinasi ekowisata berbasis masyarakat yang tumbuh berkat peran seorang warga lokal, Ritno Kurniawan. Ritno, yang dahulu juga menggantungkan hidup dari aktivitas penebangan kayu di […]

  • AKBP Novrial Alberti Kombo Resmi Disambut di Polres Tomohon, Babak Baru Kepemimpinan Dimulai

    AKBP Novrial Alberti Kombo Resmi Disambut di Polres Tomohon, Babak Baru Kepemimpinan Dimulai

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 323
    • 0Komentar

    TOMOHON, PRONEWS5.COM – Kepemimpinan di Polres Tomohon resmi memasuki babak baru. AKBP Novrial Alberti Kombo, S.I.K., M.A.P., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Tomohon Ny. Imelda Kombo, disambut secara resmi dalam prosesi penyambutan di Markas Komando (Mako) Polres Tomohon, Kamis (9/7/2026) pukul 10.00 WITA. Prosesi tersebut menjadi penanda dimulainya masa tugas AKBP Novrial Alberti Kombo sebagai Kapolres […]

expand_less