MINAHASA, PRONews5.comKonferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Minahasa periode 2026–2029 resmi digelar, dengan penegasan kuat agar organisasi tetap solid, demokratis, dan profesional tanpa kubu-kubuan. Ketua PWI Sulawesi Utara, Drs. Voucke Lontaan, menegaskan bahwa PWI hanya memiliki satu Ketua Umum PWI Pusat yang sah, yakni Akhmad Munir, serta mendorong konsistensi pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sebagai pilar peningkatan kualitas pers.

Konferensi yang berlangsung di Minahasa ini dihadiri oleh jajaran pengurus PWI Sulut, seluruh anggota PWI Minahasa, serta undangan dari pemerintah daerah, dan menjadi momentum penting konsolidasi organisasi menjelang periode kepengurusan baru.

Dalam sambutannya, Voucke Lontaan berharap siapapun yang terpilih sebagai Ketua PWI Minahasa periode 2026–2029 tidak membawa kepentingan kelompok tertentu. Ia menekankan bahwa PWI Provinsi Sulawesi Utara tidak akan melakukan intervensi dalam proses demokrasi organisasi di daerah.

“Siapapun yang terpilih nanti, jangan ada kubu-kubuan. Ketua PWI kita hanya satu, Ketua Umum PWI Pusat saat ini adalah Akhmad Munir,” tegas Voucke.

Voucke juga mengajak seluruh anggota PWI Minahasa untuk turut mendukung pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang akan digelar di Cikarang, Banteng, pada 9 Februari 2026, serta menegaskan pentingnya UKW sebagai instrumen menjaga marwah dan profesionalisme wartawan.
“UKW harus tetap dilaksanakan.

Ini penting untuk meningkatkan kualitas, integritas, dan tanggung jawab wartawan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Minahasa Robby Dondokambey, S.Si., MAP, melalui Asisten I Pemerintahan dan Kesra Setdakab Minahasa, Drs. Riviva Maringka, M.Si, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Minahasa terhadap PWI.

Atas nama pemerintah daerah, Riviva Maringka mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta konferensi dan menegaskan peran strategis pers sebagai pilar demokrasi sekaligus jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

Mengakhiri sambutannya, Riviva Maringka secara resmi membuka Konferensi PWI Kabupaten Minahasa Periode 2026–2029, seraya berharap seluruh tahapan berjalan lancar, demokratis, dan bermartabat.
Konferensi ini turut dihadiri Sekretaris PWI Sulut Dr. Merson Simbolon, A.Md., SE., MBA., M.Si, seluruh anggota PWI Minahasa, serta sejumlah undangan.

Dalam laporan panitia, Ketua PWI Minahasa demisioner, Christian Tangkere, menyampaikan bahwa konferensi ini merupakan forum tertinggi organisasi di tingkat kabupaten untuk melakukan evaluasi kepengurusan, menyusun program kerja, serta memilih kepengurusan baru yang akan memimpin PWI Minahasa selama tiga tahun ke depan.

[**/ARP]