MINAHASA, PRONews5.com — Kapolres Minahasa AKBP Steven J.R. Simbar, S.I.K, menegaskan bahwa Polres Minahasa tidak terlibat dalam persoalan keuangan proyek Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dihentikan warga.
Ia menekankan bahwa Polres hanya meminjamkan lahan untuk pembangunan fasilitas tersebut, sementara seluruh tanggung jawab anggaran, pembayaran upah, dan pelaksanaan pekerjaan berada sepenuhnya pada pihak kontraktor.
Penegasan itu disampaikan Kapolres menyusul viralnya video warga yang menghentikan aktivitas pekerjaan dan meminta material proyek diangkut keluar karena dugaan kontraktor tidak membayar gaji pekerja selama satu bulan serta menunggak ke toko bahan bangunan.

“Polres hanya pinjampakaikan lahan. Semua yang menyangkut pembayaran dan pelaksanaan proyek sepenuhnya urusan kontraktor.
Masalah dengan Ibu Ebby Salmon juga sudah dibicarakan dan malam ini sudah selesai. Kontraktor akan memberikan klarifikasi,” ujar Kapolres Minahasa pada Jumat (21/11/2025) malam.
Ebby Salmon, penyedia material yang sebelumnya mengaku dirugikan, membenarkan bahwa pihak kontraktor telah menghubungi dan berjanji menyelesaikan tunggakan paling lambat Selasa, 25 November 2025.
Ia menuturkan bahwa dirinya hanya bertindak sebagai penyedia barang atau subkon, bukan pihak utama dalam proyek.
“Benar, sudah ada komunikasi dari kontraktor. Mereka janji selesaikan semua tunggakan hari Selasa nanti,” kata Ebby Salmon kepada PRONews5.com, Sabtu (22/11).

