MANADO, PRONews5.com — Polda Sulawesi Utara menggelar turnamen Boxing On The Street di ruang publik Taman God Bless Park, kawasan Boulevard Manado, pada 16–17 Februari 2026, sebagai strategi humanis merangkul generasi muda sekaligus memperkuat sinergi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Event yang terbuka dan gratis untuk umum ini menghadirkan pertandingan tinju kompetitif di jantung Kota Manado.

Kegiatan tersebut diprakarsai Direktorat Pembinaan Masyarakat (Binmas) sebagai bagian dari pendekatan preventif kepolisian melalui jalur olahraga.

Ketua Panitia yang juga Direktur Binmas Polda Sulut, AKBP Rio Alexander Panelewen, menegaskan bahwa kehadiran tinju di ruang terbuka bukan sekadar tontonan, tetapi memiliki misi pembinaan karakter dan pencegahan kenakalan remaja.

“Anak-anak ini adalah generasi penerus. Jika sejak dini diarahkan pada kegiatan positif seperti olahraga, mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan berprestasi,” ujar Rio.

Secara konseptual, Boxing On The Street merupakan bentuk transformasi pendekatan kepolisian dari pola represif menuju pola humanis dan partisipatif. Melalui olahraga, aparat tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra pembina masyarakat.

Rio menjelaskan, pembinaan atlet usia dini memiliki dampak jangka panjang dalam membentuk kedisiplinan, mental kuat, serta sportivitas. Tinju, menurutnya, bukan hanya soal teknik dan fisik, tetapi juga pengendalian diri serta penghormatan terhadap lawan.

Dari sisi kamtibmas, kegiatan ini menjadi ruang interaksi langsung antara polisi dan warga, khususnya generasi muda yang selama ini rentan terhadap pengaruh negatif pergaulan bebas, tawuran, hingga penyalahgunaan narkoba.

Pemilihan Taman God Bless Park di kawasan Boulevard Manado bukan tanpa alasan. Lokasi tersebut merupakan ruang publik ikonik yang mudah diakses dan kerap menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Dengan konsep inklusif dan tanpa tiket masuk, turnamen ini diharapkan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Atmosfer pertandingan di ruang terbuka diproyeksikan menghadirkan energi positif sekaligus memperkuat pesan bahwa olahraga dapat menjadi jembatan persatuan.
Sejumlah komunitas olahraga dan warga Kota Manado diperkirakan akan memadati kawasan tersebut selama dua hari pelaksanaan.

Polda Sulut berharap Boxing On The Street tidak berhenti sebagai agenda seremonial, melainkan menjadi model pembinaan berkelanjutan yang dapat direplikasi di wilayah lain di Sulawesi Utara.

Melalui pendekatan ini, polisi ingin menunjukkan bahwa menjaga keamanan bukan semata melalui penindakan, tetapi juga lewat pencegahan dan pemberdayaan masyarakat.

Jika berhasil, strategi humanis ini berpotensi menjadi blueprint pembinaan generasi muda berbasis komunitas di tingkat daerah.

[**/EL]