MANADO, PRONews5.com Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 dan RUPS Luar Biasa Tahun 2026 Bank SulutGo (BSG) resmi menetapkan susunan pengurus baru untuk periode 2026–2031. Agenda ini tidak hanya menghasilkan penyegaran di jajaran Komisaris dan Direksi, tetapi juga menegaskan arah baru tata kelola BSG sebagai bank milik bersama yang profesional dan inklusif.

Salah satu keputusan strategis RUPS adalah mempertahankan Revino Pepah sebagai Direktur Utama, bersama dua direksi kunci lainnya, yakni Louisa Parengkuan sebagai Direktur Operasional dan Joubert Dondokambey sebagai Direktur Umum. Ketiganya dinilai berhasil menjaga stabilitas dan mendorong kinerja positif BSG dalam beberapa tahun terakhir.

“Kontinuitas pada posisi strategis ini penting agar transformasi yang direncanakan dapat berjalan efektif tanpa mengganggu momentum pertumbuhan,” ujar Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling, selaku Pemegang Saham Pengendali, dalam RUPS yang dipimpin bersama PT Mega Corpora.

Enam Wajah Baru, Representasi Makin Luas
RUPS juga menetapkan enam figur baru di jajaran Komisaris dan Direksi, sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas keahlian sekaligus memperluas representasi daerah pemegang saham.

Mantan Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut resmi ditetapkan sebagai Komisaris Utama, menggantikan Ramoy Luntungan. Dalam pernyataannya, Vicky menegaskan komitmennya menjadikan BSG tidak sekadar pengelola dana daerah, melainkan motor penggerak ekonomi regional.

“BSG harus menjadi jembatan ekonomi antar daerah di kawasan Sulawesi. Sinergi Sulawesi Utara, Gorontalo, dan daerah lain akan kita optimalkan agar sektor usaha lokal tumbuh lebih cepat,” ujar Vicky.

Kehadiran Rania Riris Ismail sebagai Komisaris dari Provinsi Gorontalo menjadi catatan penting RUPS kali ini. Untuk pertama kalinya, Gorontalo terakomodasi langsung dalam jajaran pengurus BSG.

“Ini peluang untuk memperluas akses keuangan bagi pelaku usaha di Gorontalo sekaligus memperkuat integrasi ekonomi antar provinsi,” kata Rania.

Direksi Baru Perkuat Sektor Kunci
Selain mempertahankan tiga direksi inti, RUPS menetapkan tiga Direksi baru dengan penugasan strategis:

  • Tetty Rampengan – Direktur Kredit, berfokus pada peningkatan kualitas kredit, penguatan manajemen risiko, serta perluasan pembiayaan bagi UMKM dan sektor prioritas.
  • Rudiyanto Katili – Direktur Dana, bertanggung jawab mengoptimalkan dana pihak ketiga dan sumber pendanaan guna mendukung ekspansi layanan serta efisiensi biaya.
  • Mutesa Holdin – Direktur Kepatuhan, memastikan seluruh operasional BSG sejalan dengan regulasi perbankan dan prinsip tata kelola yang baik untuk meningkatkan kepercayaan publik.

Selain pengesahan pengurus, RUPS juga menyepakati sejumlah kebijakan strategis BSG untuk lima tahun mendatang. Fokus utama diarahkan pada:

  1. Percepatan transformasi digital, guna memperluas akses layanan perbankan hingga ke wilayah terpencil.
  2. Penguatan penyaluran kredit pada sektor pertanian, pariwisata, dan UMKM sebagai penopang utama ekonomi daerah.
  3. Peningkatan kerja sama lintas pemerintah daerah se-Sulawesi, untuk mendukung program pembangunan dan pertumbuhan ekonomi regional.

Dengan komposisi pengurus baru dan arah kebijakan yang lebih terintegrasi, BSG menegaskan posisinya sebagai bank pembangunan daerah yang tidak hanya stabil, tetapi juga adaptif terhadap tantangan dan peluang ekonomi kawasan.

[**/ARP]