Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Percepatan Skema Padat Karya dan Rehabilitasi Sawah untuk Pulihkan Ekonomi Pascabencana

Percepatan Skema Padat Karya dan Rehabilitasi Sawah untuk Pulihkan Ekonomi Pascabencana

  • account_circle rafael
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • visibility 286
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Aceh – Pemerintah mempercepat pelaksanaan skema padat karya dan rehabilitasi sawah sebagai langkah strategis untuk memulihkan penghidupan masyarakat pascabencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Upaya ini diarahkan tidak hanya untuk memperbaiki infrastruktur dan lahan pertanian yang rusak, tetapi juga memastikan roda ekonomi lokal kembali bergerak melalui penciptaan lapangan kerja sementara bagi warga setempat.

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) akan menanggung seluruh biaya rehabilitasi sawah pascabencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dengan skema padat karya, sementara petani memperbaiki lahannya sendiri. Pendekatan ini membuat pemilik sawah tetap memperoleh penghasilan di tengah proses pemulihan sekaligus mempercepat perbaikan lahan yang rusak.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan skema tersebut dirancang agar pemulihan tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga menjaga keberlangsungan ekonomi petani. Pemerintah pusat menanggung biaya pengolahan tanah, penyediaan benih, hingga perbaikan irigasi, sedangkan petani bekerja langsung di sawah miliknya.

“Sawah yang rusak itu diperbaiki sendiri oleh pemiliknya, tetapi biayanya ditanggung oleh pemerintah pusat. Jadi saudara kita tetap punya pendapatan, sementara benih dibantu gratis, pengolahan tanah dan perbaikan irigasi semuanya dibantu pusat. Ini perintah langsung Bapak Presiden,” ujar Amran.

Skema padat karya tersebut memastikan seluruh pemilik lahan terlibat aktif dalam rehabilitasi. Petani bekerja di lahannya sendiri dengan sistem upah harian sehingga kebutuhan keluarga tetap terpenuhi selama proses pemulihan berlangsung.

“Pendapatan hariannya cukup untuk kebutuhan sehari-hari karena bekerja di sawahnya sendiri. Sementara pengolahan tanah, benih, dan irigasi ditanggung pemerintah pusat,” kata Amran.

Kementan mencatat, khusus di Aceh terdapat sekitar 10.000 hektare sawah yang direhabilitasi. Kegiatan tersebut menyerap tenaga kerja hingga 200.000 hari orang kerja (HOK) yang dibayarkan secara harian.

Untuk mempercepat pemulihan, pemerintah menargetkan lahan dengan kategori rusak ringan hingga sedang dapat diselesaikan dalam waktu maksimal tiga bulan di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

“Khusus Aceh, bersamaan dengan Sumatra Utara dan Sumatra Barat, yang ringan dan sedang maksimal tiga bulan sudah selesai,” ungkap Amran.

Selain mengandalkan tenaga petani, Kementan juga mengerahkan dukungan teknologi. Traktor disiapkan untuk pengolahan tanah, perbaikan jaringan irigasi dilakukan secara intensif, sedangkan lahan yang tertimbun lumpur tebal ditangani dengan teknologi drone.

Melalui percepatan skema padat karya dan rehabilitasi sawah, pemerintah menegaskan komitmennya untuk hadir bersama masyarakat dalam masa pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Kebijakan ini menjadi wujud nyata bahwa pemulihan ekonomi dan penghidupan masyarakat berjalan seiring dengan upaya pembangunan dan penguatan sektor pertanian sebagai tulang punggung perekonomian daerah.

  • Penulis: rafael

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia Perkuat Perang Melawan Korupsi: Tak Ada Lagi Pendekatan Parsial

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan sikap pemerintah memerangi korupsi terus berlanjut. Hal itu disampaikannya merespons peristiwa operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Pati Sudewo. Menurutnya, OTT yang berulang kali menjerat kepala daerah menjadi bukti bahwa persoalan korupsi masih menjadi pekerjaan rumah. Upaya pemberantasan korupsi di Indonesia perlu terus diperkuat dengan pendekatan yang […]

  • Polda Sulut Tetapkan Mantan Wawali Kotamobagu Nayodo Koerniawan Tersangka Dugaan Penipuan Rp10 Miliar

    Polda Sulut Tetapkan Mantan Wawali Kotamobagu Nayodo Koerniawan Tersangka Dugaan Penipuan Rp10 Miliar

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle (**/NOX)
    • visibility 435
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM – Polda Sulawesi Utara (Sulut) resmi menetapkan mantan Wakil Wali Kota Kotamobagu, Nayodo Koerniawan (NK), sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan senilai Rp10 miliar. Penetapan tersebut dilakukan setelah penyidik menggelar perkara pada 5 Oktober 2026. Kasus ini dilaporkan oleh Sandy Sumendap melalui laporan polisi nomor STTPL/B/265/V/2026/SPKT/Polda Sulawesi Utara tertanggal 2 Mei 2026. Penanganan […]

  • Kapolri Pimpin Pelantikan dan Rotasi Sejumlah PJU Mabes Polri dan Kapolda, Ini Daftar Lengkapnya

    Kapolri Pimpin Pelantikan dan Rotasi Sejumlah PJU Mabes Polri dan Kapolda, Ini Daftar Lengkapnya

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle (**/VIC)
    • visibility 426
    • 0Komentar

    JAKARTA | PRONews5.com —  Kapolri Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung pelantikan dan serah terima jabatan (sertijab) sejumlah Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri serta beberapa Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Minggu (17/5/2026). Rotasi dan promosi jabatan tersebut merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus penguatan struktur kelembagaan Polri dalam menghadapi tantangan tugas yang […]

  • Kajati Sulut Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Tipikor PUPR Bitung

    Kajati Sulut Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Tipikor PUPR Bitung

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 376
    • 0Komentar

    BITUNG, PRONEWS5.COM — Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bitung Erwin Widihantono, S.H., M.H. diminta menuntaskan laporan masyarakat terkait dugaan tindak pidana korupsi pada sejumlah pekerjaan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bitung yang telah dilaporkan sejak 24 Februari 2026. Laporan tersebut disampaikan Fenike Nicky Mawuntu melalui layanan PTSP Kejari Bitung dan tercatat sebagai […]

  • Ternyata Ini Dapur dan Menu MBG yang Diduga Sebabkan Keracunan di Tiga Sekolah Tomohon

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 10.721
    • 0Komentar

    TOMOHON, PRONews5.com — Koordinator Makanan Bergizi Gratis (MBG) Wilayah Tomohon, Stefania Runtuwene, membenarkan bahwa makanan MBG yang dikonsumsi puluhan siswa dari tiga sekolah menengah di Kota Tomohon—yang diduga mengalami keracunan massal—diproduksi dan didistribusikan dari salah satu Dapur MBG di Kelurahan Kolongan Satu, Senin (26/1/2026). Pernyataan tersebut disampaikan Stefania menyusul laporan puluhan siswa yang harus dilarikan […]

  • Profil Lengkap Tahlis Gallang: “Arsitek Senyap” Birokrasi Sulut yang Kini Menjadi Sekprov

    Profil Lengkap Tahlis Gallang: “Arsitek Senyap” Birokrasi Sulut yang Kini Menjadi Sekprov

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle (**/VAN)
    • visibility 576
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM — Sosok Tahlis Gallang kembali menjadi sorotan setelah resmi ditetapkan sebagai Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulawesi Utara. Penetapan ini bukan sekadar promosi jabatan, melainkan puncak dari perjalanan panjang seorang birokrat yang dikenal bekerja dalam senyap namun berdampak nyata. Ia dijadwalkan akan dilantik pada 4 Mei 2026. Lahir di Sulawesi Utara pada 8 Maret 1975, […]

expand_less