TOMOHON, PRONews5.com — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kota Tomohon, warga Kota Bunga digemparkan dugaan keracunan massal Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa 111 siswa SMA dan SMK, Senin (26/1/2026). Kasus ini tak hanya menyita perhatian lokal, tetapi juga menjadi sorotan nasional.
Berdasarkan data terbaru yang dihimpun PRONews5.com, korban berasal dari SMA Karitas Tomohon, SMK Negeri 1 Woloan, dan SMA Santa Familia Tomohon.
Kapolres Tomohon AKBP Nur Kholis, S.I.K., melalui Kasat Reskrim IPTU Royke R.Y. Mantiri, S.H., M.H., mengungkapkan bahwa dari total 111 siswa terdampak, 60 siswa telah dipulangkan, sementara 51 siswa masih menjalani observasi medis.
“Data terakhir, total korban 111 siswa. Yang sudah pulang 60 orang, sementara 51 lainnya masih dalam observasi,” ujar IPTU Royke Mantiri saat dikonfirmasi, Selasa (27/1/2026).
Hingga kini, penyebab pasti keracunan belum dapat dipastikan. Polres Tomohon masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dari BPOM Manado, Dinas Kesehatan, serta Labfor.
“Belum ada hasil resmi baik dari Labfor, BPOM, maupun Dinas Kesehatan,” tegas Kasat Reskrim.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa penyelidikan terus berjalan, termasuk penelusuran rantai produksi hingga distribusi makanan MBG.

