LUBUKLINGGAU, PRONews5.com- Warga Kelurahan Keputraan, Kecamatan Lubuklinggau Barat II, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, digegerkan dengan penemuan sesosok pria lanjut usia yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam rumah kontrakannya, Sabtu (6/4/2025) siang.
Korban berinisial B (66) ditemukan dalam kondisi membusuk dan tubuh yang sudah membengkak.
Ia pertama kali ditemukan oleh anak kandungnya sendiri, berinisial W, sekitar pukul 12.00 WIB saat hendak berkunjung ke kontrakan sang ayah.
Saat tiba di lokasi, W merasa curiga karena tidak mendapat jawaban meski telah beberapa kali memanggil dari luar rumah. Lebih mencurigakan lagi, pintu depan terkunci dari dalam.
Kepanikan pun memuncak. W kemudian memutuskan untuk mendobrak pintu. Begitu berhasil masuk, ia langsung mencium bau menyengat dari dalam rumah.
Saat menuju kamar, W mendapati ayahnya sudah tidak bernyawa.
Tubuh sang ayah dalam kondisi membengkak, penuh lalat, dan diduga kuat telah meninggal dunia beberapa hari sebelumnya.
Tangisan histeris W sontak menarik perhatian warga sekitar, termasuk pemilik kontrakan.
Warga pun segera menghubungi pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.
Tak berselang lama, tim dari Polsek Lubuklinggau Barat yang dipimpin oleh AKP Joni Fajri bersama sejumlah personel tiba di lokasi.
Mereka langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan area untuk proses identifikasi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal oleh Tim INAFIS Polres Lubuklinggau, jenazah korban menunjukkan tanda-tanda pembusukan yang sudah lanjut, mengindikasikan bahwa kematian terjadi lebih dari satu hari sebelumnya.
AKP Kurniawan, salah satu pejabat kepolisian yang turut berada di lokasi, menjelaskan bahwa korban diketahui tinggal seorang diri di rumah kontrakan tersebut selama kurang lebih satu bulan terakhir.
“Korban sehari-hari berjualan rokok di sekitar Kantor Pos Lubuklinggau dan berdasarkan keterangan para saksi, ia memiliki riwayat penyakit asma serta sering mengalami batuk-batuk,” ungkap Kurniawan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kematian korban.
Dugaan sementara, korban meninggal karena kondisi kesehatan yang memburuk, mengingat tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuhnya.
Jenazah korban telah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk keperluan visum.
Sementara pihak keluarga masih dalam suasana duka mendalam atas kejadian tragis tersebut.
[**/Israwadi]