KOMBI, PRONews5.com – Kondisi abrasi yang semakin parah di pesisir Pantai Bulotoan, Desa Rerer 1, Kecamatan Kombi, Sulawesi Utara, kini menjadi perhatian serius setelah gelombang laut terus menggerus bagian jalan yang berada di dekat pantai. Dampak dari abrasi ini mulai mengancam keselamatan warga dan pengguna jalan di sekitar wilayah tersebut.
Sebagai langkah respons cepat, personel Polsek Kombi melakukan patroli dan pemasangan garis polisi (police line) di lokasi yang terdampak longsor pada Kamis (3/4) siang. Dalam kegiatan tersebut, AIPTU H. Rerung, AIPDA F. Kountul, dan BRIPDA Y. Tinangon memimpin patroli untuk memastikan area yang berisiko telah diberi tanda peringatan.
“Ini kami lakukan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan akibat longsoran tanah yang semakin meluas. Kami juga mengimbau agar pengendara yang melintas di daerah tersebut lebih berhati-hati dengan mengurangi kecepatan,” ujar AIPTU H. Rerung, salah satu anggota yang terlibat dalam patroli.
Polisi juga terus memantau kondisi pesisir Pantai Bulotoan dan akan mengambil langkah lebih lanjut jika kondisi abrasi semakin memburuk. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi dari pihak berwenang demi keselamatan bersama.
Fenomena abrasi di Pantai Bulotoan bukanlah hal baru, namun intensitasnya semakin meningkat dalam beberapa waktu terakhir akibat cuaca ekstrem dan pasang surut air laut. Masyarakat sekitar mengungkapkan kekhawatiran terhadap kondisi jalan yang semakin terkikis dan berpotensi mengancam akses transportasi di wilayah tersebut. “Kami sangat mengapresiasi langkah cepat kepolisian yang telah memberikan tanda peringatan agar pengguna jalan lebih waspada,” ujar salah satu warga setempat.
Selain pemasangan police line, Polsek Kombi juga berkoordinasi dengan pihak pemerintah desa serta instansi terkait untuk mencari solusi jangka panjang terhadap ancaman abrasi yang terus terjadi. Penanganan permanen seperti pembangunan tanggul atau penguatan struktur jalan menjadi opsi yang perlu dipertimbangkan guna menghindari dampak yang lebih luas.
Dengan adanya langkah preventif ini, diharapkan masyarakat dapat lebih berhati-hati dan meningkatkan kesadaran akan bahaya abrasi di sepanjang pesisir Pantai Bulotoan. Kegiatan patroli berlangsung dalam keadaan aman dan terkendali, serta menjadi bentuk kepedulian Polsek Kombi dalam menjaga keselamatan masyarakat dan pengguna jalan.
[**/IND]